Strategi Dan Kompetisi Didalam Sistem Manufaktur
Posted by andresugiyono on November 16, 2006
Kompetisi yang terjadi saat ini dan dimasa yang akan datang, akan menuntut perusahaan untuk menyesuaikan diri terhadap permintaan konsumen yang ada. Sistem manufaktur yang diterapkan oleh perusahaan hendaklah mengantisipasi adanya kompetisi yang semakin ketat ini.
Penyusunan strategi system manufaktur harus menyesuaikan diri terhadap pola permintaan konsumen terhadap sebuah produk yang dihasilkan oleh perusahaan.
Ada beberapa tipe lingkungan manufaktur yang diklasifikasikan berdasar pola permintaan konsumen, antara lain : Make To Stock (MTS) , Make To Order (MTO) , Assemble To Order (ATO) , Engineering To Order (ETO).
TIPE LINGKUNGAN SISTEM MANUFAKTURMake To Stock
Make To Stock adalah pola produksi yang bertujuan untuk disimpan. Untuk mengantisipasi permintaan konsumen, perusahaan memproduksi produk dalam jumlah yang besar. Strategi yang dilakukan dalam lingkungan manufaktur ini adalah mengusahakan agar jumlah produk yang dihasilkan meningkat jumlahnya dengan cara melakukan peramalan terhadap permintaan periode kedepan yang digunakan sebagai perencanaan produksi.
Make To Order
Make To Order adalah pola produksi yang dilakukan berdasarkan jumlah pesanan konsumen dan berdasar waktu yang telah ditentukan. Strategi yang dilakukan lingkungan produksi ini adalah menepati waktu (due date) akan pesanan dari konsumen.
Assamble To Order
Assamble To Order adalah pola produksi yang juga berdasarkan pesanan konsumen yang mana aktivitas produksinya hanya merakit part-part yang menyusun sebuah produk. Hampir sama dengan MTO akan tetapi memiliki lead time (waktu tenggang) yang lebih pendek. Strategi yang dilakukan sama seperti MTO yaitu menepati due date.
Engineering To Order
ETO adalah pola produksi yang juga berdasarkan pesanan konsumen yang mana aktivitas produksinya dimulai dari merancang dan mendesain hingga produk tersebut dihasilkan. Sehingga mempunyai lead time yang lebih lama dari MTO.